Review Mengenai Mini Cooper Indonesia

Review Mengenai Mini Cooper Indonesia

Apakah kalian masih ingat film Mr. Bean dengan mobil mungilnya? Ya, mobil yang dipakai oleh Mr. Bean itulah yang dinamakan mini cooper. Sejarah mini cooper itu sendiri berawal dari krisis Suez pada tahun 1950an, yang bertujuan untuk membatasi jatah konsumsi BBM (Bahan Bakar Minyak) yang terjadi di kawasan Eropa hingga Britania Raya. Sebagai solusinya, pihak British Motor Corporation (BMC) yang merupakan anak perusahaan otomotif Austin dan Morris, akhirnya berencana untuk memproduksi mobil kecil yang konsumsi BBMnya lebih hemat lagi. Leonard Lord selaku pimpinan group BMC pun menunjuk seorang ahli untuk mulai merancang mini cooper. Ya, orang yang ahli dalam bidang tersebut adalah Alec Issigonis, yang memang terkenal sebagai perancang mobil yang handal. Perancangan mobil tersebut dimulai pada bulan Agustus 1957, yang pada akhirnya telah rampung dalam kurun waktu 2 tahun atau yang lebih tepatnya lagi pada bulan Agustus 1959. Mobil mini cooper pertamanya itu dinamai dengan Austin Mini Se7en dan Morris Mini-Minor. Harga mini cooper itu sendiri terbilang cukup murah, mengingat pada waktu itu memang sedang krisis.

Memasuki tahun 1969, nama tersebut sudah tidak dipergunakan lagi sehingga namanya dirubah menjadi Mini. Akan tetapi, nama merk Austin dan Morris ini masih berlaku untuk pasar internasional. Selain mengusung mobil tipe sedan, adapun mengenai beberapa varian tipe mobil lainnya seperti Mini Van, Mini Pick Up, dan Mini Clubman. Namun dari beberapa varian tersebut, tipe Mini Cooperlah yang paling laris dipasaran. Ya, apalagi mobil mini cooper ini telah dipopulerkan dalam film Mr. Bean, serta harga mini cooper yang relative cukup murah. Untuk urusan dapur pacunya, ia mengusung penggerak roda depan yang membuatnya tidak pernah dimiliki oleh mobil pabrikan manapun. Pada posisi keempat bagian rodanya memungkinkan para pengemudi lebih nyaman dan lincah saat dikendarai. Melihat akan hal itu, maka tak heran jika mini cooper selalu merajai ajang Rally Monte Carlo pada tahun 1964, 1965, dan 1967. Setelah memproduksi mobil mini selama kurang lebih 42 tahun, akhirnya produksi mobil mini sudah tidak berlaku lagi pada tahun 2001, yang digantikan oleh mobil pabrikan BMW yang bernama New Mini.

Penjualan Mobil Morris di Indonesia

Salah satu importer bernama PT Java Motors berhasil memasukkan mini dengan tipe CKD, yang dirakit oleh PT National Assemblers dimana markasnya itu berada di kota Medan, Sumatera Utara. Sejak pertengahan tahun 70an, mobil-mobil mini yang telah masuk ke Indonesia yang melalui importir maupun individu itu biasanya masih dalam keadaan CBU. Namun, tidak diketahui secara pasti berapa jumlah mobil-mobil import tersebut. Pada tanggal 29 Agustus 1993, maka berdirilah Jakarta Morris Club (JMC) yang mengadakan event touring ke daerah Ciater, Subang, Jawa Barat. Seiring dengan berjalannya waktu, komunitas JMC pun kerap mengadakan silaturahmi atau yang istilah sekarangnya adalah kopdar di daerah-daerah lainnya seperti Lampung, Garut, Bali, Bandung, Anyer, Jatiluhur, Solo, Blitar, dan sebagainya. Namun keterbatasannya jumlah mobil, sehingga suku cadangnya sangatlah sulit untuk dicari. Dengan kata lain, semua onderdil mobil Morris ini hanya bisa didapatkan antar komunitas JMC saja. Nah, bagi anda yang ingin tahu tentang kelengkapan dari spesifikasi dan daftar harga mini cooper, silahkan saja cek di situs e-commerce yang bernama Blibli.com.

About Bangdidit

Pria ganteng yang sedang mencari jodoh soleha~

View all posts by Bangdidit →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *